SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

KONSEP DASAR SISTEM

Suatu sistem dapat didefinisikan sebagai suatu kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih komponen atau subsistem yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan. suatu system selalu terdiri dari sistem-sistem bagian (subsistem). Subsystem tersebut terdiri dari subsistem perangkat keras dan subsistem perangkat lunak. Dalam setiap subsistem terdiri dari subsistem yang lebih kecil lagi yang biasa disebut komponen-komponen. Subsistem perangkat keras terdiri dari input, proses, dan output. Sistem-sistem saling berinteraksi dan saling berhubungan membentuk satu kesatuan sehingga tujuan atau sasaran sstem tersebut dapat tercapai. Interaksi dari subsistem-subsistem sedemikian rupa, sehingga dicapai suatu kesatuan yang terpadu dan terintegrasi.

Suatu sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang sebagai berikut:

1. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem abstrak dan sistem fisik. Sistem abstrak merupakan sistem yang bersifat pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik. Sistem fisik merupakan sistem yang secara fisik dapat terlihat.

2. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem alamiah dan sistem buatan manusia. Sistem alamia merupakan sistem yang terjadi karena adanya proses alam. Sistem buatan manusia merupakan sistem yang dibuat oleh manusia berupa mesin dan computer.

3. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertentu dan sistem tidak tentu. Sisten tertentu merupakan sistem yang beroperasi dengan tingkah laku yang dapat diprediksi dan sudah dapat dipastikan pergerakannya. Sistem tak tentu merupakan sistem dengan berbagai kemungkinan dapat berubah karena mengacu kea rah masa depan yang mengandung unsure probabilitas.

4. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertutup dan sistem terbuka. Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dengan pihak luar karena sistem ini bekerja secara otomatis. Sistem terbuka merupakan sistem yang terpengaruh dengan lingkungan luar, karena sistem ini dituntut untuk menghasilkan output kepada pihak luar.

KONSEP SISTEM INFORMASI

Informasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengilahan data yang dapat dimengerti, lebih berguna dan berarti bagi para pemakainya, informasi tersebut digunakan dalam pengambilan keputusan yang dilakuan oleh para pemakai.

Sumber terbentuknya suatu informasi adalah data. Data merupakan suatu kenyataan tentang suatu kejadian-kejadian yang nyata terjadi. Dalam suatu bisnis kejadian-kejadian itu biasa disebut dengan transaksi, dan data dari kejadian itu disebut data transaksi. Data-data atau kejadian-kejadian ini mengalami suatu proses penyusunan suatu informasi dengan beberapa tahap dan ketentuan umum hingga akhirnya informasi itu dapat digunakan.

Data yang diolah untuk menghasilkan ininformasi menggunakan suatu model proses yang tertentu. Misalnya data tempetatur ruangan yang didapat adalah dalam suatu derajad Fahrenheit dan data ini masih dalam bentuk kurang berarti bagi penerimanya yang terbiasa dengan suatu derajat celcius. Supaya dapat lebih berarti dan berguna dalam bentuk informasi, maka perlu diolah dengan suatu model tertentu. Dalam hal ini dipergunakan model matematis yang berupa rumus konversi dari suatu derajad Fahrenheit menjadi suatu derajad celcius.

Data yang telah menjadi informasi dipergunakan oleh para pengguna informasi untuk kemudian dibuatlah suatu keputusan berupa tindakan-tindakan tertentu dan kemudian dikembalikan dalam bentuk data kembali. Data tersebut dianggap sebagai input, kemudian diproses membentuk suatu siklus secara terus-menerus dan berulang-ulang

KUALITAS INFORMASI

Kualitas dari suatu informasi tergantung dari tiga hal, yaitu:

* Akurat : berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan menyesatkan. Akurat juga berarti jelas dan informasi tersebut berguna serta mencerminkan maksud yang jelas.
* Tepat pada waktunya : berarti informasi yang dating pada penerima tidak boleh terlambat. Informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi. Karena informasi merupakan landasan di dalam pengambilan keputusan. Bila pengambilan keputusan terlambat, maka dapat berakibat fatal untuk organisasi
* Relevan : berarti informasi tersebut mempunyai manfaat untul pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda. Misalnya informasi mengenai sebab kerusakan mesin produksi akuntan perusahaan adalah kurang relevan dan akan lebih relevan bila ditunjukan kepada ahli teknik perusahaan.

GAMBARAN UMUM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Sistem informasi manajemen (manajement informasion system) merupakan penerapan sistem informasi di dalam organisasi untuk mendukung informasi-informasi yang dibutuhkan oleh semua tingkatan manajemen.

Sistem informasi manajemen dapat didefinisikan sebagai kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data untuk menyediakan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen di dalam kegiatan perencanaan dan pengendalian.

Sistem informasi manajemen atau (SIM) merupakan kumpulan dari sistem-sistem informasi. SIM tergantung dari besar kecilnya organisasi dapat terdiri dari sistem-sistem informasi sebagai berikut:

1. Sistem informasi akuntansi, menyediakan informasi tentang keuangan perusahaan

2. Sistem informasi pemasaran, menyediakan informasi mengenai penjualan, promosi, kegiatan-kegiatan pemasaran, serta penelitian pasar.

3. Sistem informasi manajemen persediaan, menyediakan informasi mengenai persediaan dan digunakan oleh bagian gudang

4. Sistem informasi personalia, menyediakan informasi mengenai SDM

5. Sistem informasi distribusi, menyediakan informasi mengenai penyaluran produk-produk perusahaan agar sampai ke komsumen

6. Sistem informasi pembelian, menyediakan informasi mengenai pembelanjaan-pembelanjaan perusahaan

7. Sistem informasi kekayaan, menyediakan informasi mengenai kekayaan suatu perusahaan

8. Sistem informasi analisis kredit, menyediakan informasi tentang penggunaan kredit suatu perusahaan kepada perusahaan lain

9. Sistem informasi penelitian dan pengembangan

10. Sistem informasi teknik

EVOLUSI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Sebuah sistem informasi untuk mendukung manajemen dalam pengambilan keputusan telah ada sebelum dipakainya komputer, yang memperluas kemampuan keorganisasian untuk menerapkan sistem semacam itu. SIM masih dianggap sesuatu yang baru karena baru saat ini dapat digunakan.

Ada empat bidang pokok konsep dan pengembangan sistem yang sangat penting dalam melacak asal mula konsep SIM:

1. Perakuan Manajerial

Perakuan manajerial mnegacu pada pengambilan keputusan dalam penentuan buaya. Biaya tersebut harus relevan yang dapat berupa biaya pebuh, biaya langsung, biaya marjinal, biaya penggantian, biaya keluaran atau lain-lainya.

Prakuan manajerial menggunakan teknik keputusan yang berorientasi pada biaya seperti penganggaran modal, analisis impas dan penetapan harga transfer

2. Ilmu Pengetahuan Manajemen

Ilmu manajemen atau penelitian operasional adalah penerapan metode ilmiah dan teknis-teknis analisis kuantitatif terhadap masalah manajemen.

1. Penekanan ancangan sistematis terhadap masalah manajemen. Beberapa di antara ilmiah pada penelitian

2. Memakai model matematis dan prosedur matematis serta statistis dalam analisis

3. Bertujuan mencari keputusan optimal atau kebijakan optimal

Ilmu pengetahuan manajemen dalam penyelesaiannya biasanya menggunakan criteria ekonomis atau teknik. Dalam pemanfaatan sumber daya, waktu, dan biaya dalam penggunaannya di dalam suatu kegiatan operasi.

Beberapa teknik umu sehubungan dengan ilmu pengetahuan manajemen:

* Pemrograman linear
* Pemrograman integer
* Pemrograman inamis
* Teori pengantrian
* Teori perdamaian
* Teori permainan
* Teori keputusan
* Simulasi

4. Teori Manajemen

Teori manajemen menekankan pemuasan dan mempertimbangkan keterbatasan manusia. Penggunaan riset dalam manajemen telah dilakukan dengan memperhatikan perilaku dan motivasi pada struktur keorganisasian serta sistem dalam organisasi. Perkembagan dalam dalam teori manajemen ini penting untuk merancang SIM, karena membantu dalam memahami peranan sistem manusia dan mesin serta dapat mengembangkan suatu keputusan

5. Pengolahan Komputer

Fungsi komputer awalnya tidak digunakan dalam pengolahan informasi manajemen, namun sekarang fungsi tersebut sedang dikembangkan menjadi bermacam-macam sesuai kebutuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s